Proses Pengelasan besi hollow melibatkan pembentukan lembaran baja datar menjadi profil berongga. Namun, tahap krusial yang menyatukan kedua tepian profil yang terbuka itu adalah pengelasan longitudinal. Tanpa pengelasan yang kuat dan presisi, besi hollow tidak akan memiliki integritas struktural yang diperlukan. Lantas, bagaimana proses pengelasan ini berlangsung, dan metode las apa yang paling umum digunakan untuk menghasilkan sambungan yang kokoh? Mari kita telusuri detailnya.
Dalam proses roll forming besi hollow, lembaran baja digulung dan dibentuk secara bertahap hingga kedua tepiannya bertemu, membentuk celah memanjang di bagian atas profil. Pengelasan longitudinal adalah langkah yang mengikat kedua tepian ini secara permanen, menciptakan profil berongga tertutup yang dikenal sebagai besi hollow. Kualitas pengelasan sangat menentukan kekuatan, kekakuan, dan keamanan besi hollow secara keseluruhan.
BACA JUGA: JENIS JENIS BESI HOLLOW
Pengertian Pengelasan Longitudinal pada Hollow
Pengelasan longitudinal adalah proses menyambung dua tepi baja yang telah dibentuk menjadi tabung dengan arah las sejajar dengan sumbu panjang tabung (longitudinal). Proses ini mengubah lembaran baja yang awalnya terbuka menjadi pipa tertutup, yang kemudian dibentuk lebih lanjut menjadi hollow.
Metode pengelasan yang dipilih harus mampu menghasilkan sambungan yang kuat, konsisten, dan cepat, karena proses produksi hollow umumnya berlangsung dalam skala massal dan kecepatan tinggi.
Dalam proses roll forming besi hollow, lembaran baja digulung dan dibentuk secara bertahap hingga kedua tepiannya bertemu, membentuk celah memanjang di bagian atas profil. Pengelasan longitudinal adalah langkah yang mengikat kedua tepian ini secara permanen, menciptakan profil berongga tertutup yang dikenal sebagai besi hollow. Kualitas pengelasan sangat menentukan kekuatan, kekakuan, dan keamanan besi hollow secara keseluruhan.
Metode Pengelasan Umum: High-Frequency Electric Resistance Welding (HFERW / ERW)
Meskipun ada beberapa metode pengelasan yang bisa digunakan, metode yang paling dominan dan efisien dalam produksi massal besi hollow adalah High-Frequency Electric Resistance Welding (HFERW), sering juga disebut Electric Resistance Welding (ERW) secara umum.
Bagaimana HFERW Bekerja?
Proses HFERW adalah metode pengelasan solid-state (atau semi-solid-state) yang bekerja dengan prinsip dasar berikut:
- Pendekatan Tepi: Saat profil baja terbentuk sempurna oleh roll forming dan kedua tepiannya sudah sangat dekat dan sejajar, ia bergerak maju menuju stasiun pengelasan. Celah antara kedua tepian ini sangat sempit, membentuk “V” terbalik yang mengarah ke titik pengelasan.
- Aplikasi Arus Frekuensi Tinggi:
- Induksi (HF Induction Welding): Kumparan induksi ditempatkan di sekeliling profil yang bergerak. Arus listrik frekuensi tinggi (biasanya 100 kHz hingga 700 kHz) dialirkan melalui kumparan ini, menciptakan medan elektromagnetik yang menginduksi arus sirkulasi yang kuat (arus eddy) pada permukaan tepian baja.
- Kontak (HF Contact Welding): Atau, elektroda kontak ditempelkan langsung pada tepian baja untuk mengalirkan arus frekuensi tinggi.
- Pemanasan Lokal: Baik melalui induksi maupun kontak, resistansi baja terhadap arus frekuensi tinggi ini menyebabkan pemanasan yang sangat cepat dan terlokalisasi hanya pada permukaan tepian baja yang akan disambung. Baja memanas hingga mencapai suhu plastis (mendekati titik lelehnya), tetapi belum sepenuhnya meleleh menjadi cair.
- Aplikasi Tekanan (Squeeze Rolls):
- Setelah tepian mencapai suhu plastis yang diinginkan, mereka langsung dilewatkan melalui sepasang roll penekan (squeeze rolls). Roll ini memberikan tekanan mekanis yang kuat dan terkontrol secara bersamaan pada kedua sisi profil.
- Tekanan ini memaksa tepian yang panas dan plastis untuk menyatu, mengusir oksida, kotoran, dan sebagian kecil material yang meleleh (flash) keluar dari sambungan. Proses ini menciptakan ikatan metalurgi yang kuat dan kontinu antara kedua tepian baja.
- Penghilangan Flash (Scarfing): Segera setelah pengelasan, “flash” (kelebihan material yang terdorong keluar) yang terbentuk di bagian dalam dan/atau luar sambungan las biasanya dihilangkan menggunakan alat pemotong atau scarfing tool. Ini memastikan permukaan yang halus dan dimensi yang akurat.
Keunggulan HFERW untuk Besi Hollow:
- Kecepatan Tinggi: HFERW adalah proses yang sangat cepat, memungkinkan produksi massal besi hollow dengan efisiensi tinggi.
- Zona Panas Sempit: Pemanasan yang terlokalisasi meminimalkan zona yang terpengaruh panas (HAZ – Heat Affected Zone) di sekitar las, sehingga membatasi perubahan mikrostruktur material dan mempertahankan sifat mekanik baja secara keseluruhan.
- Kualitas Las Konsisten: Dengan kontrol proses yang baik, HFERW menghasilkan sambungan las yang sangat konsisten, kuat, dan minim cacat.
- Tidak Memerlukan Logam Pengisi: Karena pengelasan terjadi akibat panas resistansi dan tekanan, tidak diperlukan logam pengisi eksternal, yang menyederhanakan proses.
BACA JUGA: PENGARUH KUALITAS PENGELASAN TERHADAP KEKUATAN STRUKTUR BESI HOLLOW
Tahapan Pengelasan dalam Lini Produksi Hollow
Dalam lini produksi besi hollow, proses pengelasan longitudinal adalah bagian integral dari serangkaian tahapan yang berurutan:
- Pembentukan (Forming): Gulungan baja dibentuk secara progresif menjadi profil terbuka dengan celah longitudinal.
- Pemanasan & Penekanan (Welding): Arus frekuensi tinggi diterapkan pada tepian, diikuti dengan penekanan oleh roll untuk membentuk lasan.
- Pendinginan (Cooling): Area las didinginkan, biasanya dengan air, untuk mengembalikan sifat material dan mencegah distorsi.
- Sizing (Pengukuran Ulang): Profil melewati roll penentu ukuran untuk memastikan dimensi akhir yang akurat dan kesikuan sudut setelah pengelasan.
- Pelurusan (Straightening): Profil diluruskan untuk menghilangkan lengkungan yang mungkin timbul selama proses.
- Pemotongan (Cutting): Hollow dipotong menjadi panjang yang diinginkan.
Pengelasan longitudinal adalah jantung dari proses produksi besi hollow, secara efektif menyatukan dua tepian baja yang telah dibentuk menjadi profil berongga yang utuh. Metode High-Frequency Electric Resistance Welding (HFERW) adalah teknologi dominan yang digunakan, memanfaatkan panas resistansi dari arus frekuensi tinggi dan tekanan mekanis untuk menciptakan sambungan las yang kuat, efisien, dan berkualitas tinggi tanpa bahan pengisi.
Kecepatan, presisi, dan konsistensi HFERW menjadikannya pilihan ideal untuk produksi massal baja hollow, memastikan setiap bagian memiliki integritas struktural yang diperlukan untuk berbagai aplikasi konstruksi dan manufaktur.
Artha Djaya – Distributor Besi Surabaya
Artha djaya – Kami merupakan supplier besar produk besi baja di Jawa Timur, namun saat ini kami juga melayani pembelian eceran. Karena itu kami pastikan harga kami lebih murah, bahkan jika ditambah dengan ongkos kirim ke lokasi Anda pun total harga kami akan lebih murah.
Melayani pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk seluruh Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua.Kami menyediakan semua jenis produk besi baja, baik produk merek lokal maupun import dengan berbagai jenis ukuran.
menyediakan semua jenis produk besi, meliputi berbagai besi beton, pipa besi, plat baja, aneka kawat besi, atap baja, dan lain-lain. Kami menyediakan produk lokal maupun produk import. dengan standart tertinggi dan ukuran yang presisi.
Hubungi segara admin kami mengenai pertanyaan produk dan harga promo yang berlaku pada saat ini .