Ukuran dan berat besi H-beam yang tersedia: 100×100 mm hingga 400×400 mm, dengan berat 17,2 kg/m sampai 172 kg/m menurut standar JIS G3192. Yang paling banyak dipakai adalah H-beam 200×200 (49,9 kg/m) dan H-beam 300×300 (94 kg/m). Panjang standarnya 12 meter, sehingga satu batang 200×200 beratnya sekitar 599 kg.
Memilih H-beam tanpa tahu dimensi dan beratnya mudah berujung pada salah pesan, salah hitung biaya, atau salah perkiraan beban angkut. Halaman ini merangkum ukuran H-beam lengkap, berat per meter dan per batang, cara membaca kodenya, perbandingannya dengan besi WF, serta cara menghitung kebutuhan proyek.
Artha Djaya adalah distributor besi H-beam di Surabaya yang melayani proyek di Jawa Timur dan pengiriman ke seluruh Indonesia.

Apa Itu Besi H-Beam dan Fungsinya dalam Struktur
Besi H-beam adalah baja profil berpenampang huruf “H”. Ciri utamanya: tinggi profil sama dengan lebar sayap (misalnya 200×200 mm), dengan sayap tebal dan kokoh. Bentuk ini membuat H-beam tahan terhadap tekanan dari berbagai arah.
Fungsi H-beam dalam struktur antara lain:
- Kolom bangunan: kestabilan terhadap tekuk di dua arah membuatnya cocok untuk kolom gedung, pabrik, dan gudang.
- Rangka struktur berat: untuk bangunan bentang lebar, platform industri, dan struktur mezanin.
- Tiang pancang dan pondasi pada proyek tertentu.
- Struktur jembatan dan konstruksi berat yang menahan beban besar.
Untuk fungsi balok yang lebih ringan, profil besi WF sering menjadi pilihan. Perbandingan lengkapnya ada di bagian berikutnya.
Cara Membaca Kode Ukuran Besi H-Beam (H x B x t1 x t2)
Dimensi H-beam ditulis dengan empat angka dalam milimeter, misalnya 200 x 200 x 8 x 12:
- H (tinggi profil): jarak dari sisi luar sayap atas ke sisi luar sayap bawah. Pada contoh, H = 200 mm.
- B (lebar sayap): lebar flange. Pada H-beam, nilainya sama dengan H, jadi B = 200 mm.
- t1 (tebal badan/web): tebal pelat vertikal di tengah. Pada contoh, t1 = 8 mm.
- t2 (tebal sayap/flange): tebal pelat horizontal di atas dan bawah. Pada contoh, t2 = 12 mm.
Jadi H-beam 200×200 berarti profil setinggi 200 mm dengan lebar sayap 200 mm, web 8 mm, dan flange 12 mm. H-beam 300×300 (300 x 300 x 10 x 15) berarti tinggi dan lebar sayap 300 mm, web 10 mm, dan flange 15 mm. Cara membaca ini sama dengan kode pada ukuran besi WF.
BACA JUGA: JUAL BESI INP BESI I-BEAM
Tabel Ukuran dan Berat Besi H-Beam Lengkap
Tabel besi H-beam di bawah ini disusun dari ukuran terkecil hingga terbesar, mengacu pada dimensi nominal JIS G3192. Berat besi H-beam per meter adalah berat teoretis. Berat aktual per batang bisa sedikit berbeda sesuai toleransi pabrik. Panjang besi H-beam standar adalah 12 meter.
| No | Ukuran H x B x t1 x t2 (mm) | Tebal Web (mm) | Tebal Flange (mm) | Berat (kg/m) | Berat per Batang 12 m (kg) | Panjang Standar |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 100 x 100 x 6 x 8 | 6 | 8 | 17,2 | 206,4 | 12 m |
| 2 | 125 x 125 x 6,5 x 9 | 6,5 | 9 | 23,8 | 285,6 | 12 m |
| 3 | 150 x 150 x 7 x 10 | 7 | 10 | 31,5 | 378,0 | 12 m |
| 4 | 175 x 175 x 7,5 x 11 | 7,5 | 11 | 40,2 | 482,4 | 12 m |
| 5 | 200 x 200 x 8 x 12 | 8 | 12 | 49,9 | 598,8 | 12 m |
| 6 | 250 x 250 x 9 x 14 | 9 | 14 | 72,4 | 868,8 | 12 m |
| 7 | 300 x 300 x 10 x 15 | 10 | 15 | 94,0 | 1.128,0 | 12 m |
| 8 | 350 x 350 x 12 x 19 | 12 | 19 | 137 | 1.644,0 | 12 m |
| 9 | 400 x 400 x 13 x 21 | 13 | 21 | 172 | 2.064,0 | 12 m |
Ketersediaan stok tiap ukuran bisa berubah sewaktu-waktu. Untuk memastikan ukuran yang ready, hubungi customer service kami.
Perbedaan Besi H-Beam dan Besi WF dari Segi Ukuran dan Berat
Pada tinggi profil yang sama, H-beam jauh lebih lebar sayapnya dan karena itu lebih berat. Tabel berikut membandingkan keduanya, dengan angka yang sama persis dengan tabel di halaman ukuran besi WF:
| Tinggi Profil | Besi WF (H x B x t1 x t2) | Berat WF (kg/m) | H-Beam (H x B x t1 x t2) | Berat H-Beam (kg/m) |
|---|---|---|---|---|
| 150 mm | 150 x 75 x 5 x 7 | 14,0 | 150 x 150 x 7 x 10 | 31,5 |
| 200 mm | 200 x 100 x 5,5 x 8 | 21,3 | 200 x 200 x 8 x 12 | 49,9 |
| 250 mm | 250 x 125 x 6 x 9 | 29,6 | 250 x 250 x 9 x 14 | 72,4 |
| 300 mm | 300 x 150 x 6,5 x 9 | 36,7 | 300 x 300 x 10 x 15 | 94,0 |
| 350 mm | 350 x 175 x 7 x 11 | 49,6 | 350 x 350 x 12 x 19 | 137 |
| 400 mm | 400 x 200 x 8 x 13 | 66,0 | 400 x 400 x 13 x 21 | 172 |
Pada tinggi yang sama, H-beam sekitar 2,2 hingga 2,8 kali lebih berat daripada WF. Ringkasnya:
- Bentuk: H-beam punya H = B; WF punya sayap lebih sempit dari tingginya.
- Pemakaian umum: H-beam untuk kolom dan beban berat; WF untuk balok dan rangka yang lebih efisien.
- Rentang ukuran: H-beam tersedia hingga 400×400 mm; WF hingga 900×300 mm.
- Berat: H-beam 100×100 mulai 17,2 kg/m dan terberat 172 kg/m; WF mulai 9,3 kg/m dan terberat 243 kg/m.
Cara Menghitung Kebutuhan Besi H-Beam untuk Proyek
Gunakan berat besi H-beam per meter dari tabel:
- Tentukan ukuran profil dari gambar kerja, misalnya H-beam 300x300x10x15 (94,0 kg/m).
- Hitung berat per batang: berat per meter × panjang. Untuk batang 12 m: 94,0 × 12 = 1.128 kg.
- Kalikan jumlah batang. Untuk 20 batang: 1.128 × 20 = 22.560 kg, atau sekitar 22,6 ton.
- Hitung estimasi biaya material: total berat × harga per kg dari penawaran.
- Tambahkan cadangan 3–5% untuk sisa potongan dan sambungan sesuai kondisi lapangan.
Berat total ini juga penting untuk menentukan kapasitas alat angkut dan alat angkat. Satu batang H-beam 400×400 berbobot 2.064 kg, atau lebih dari 2 ton.
Untuk profil yang tidak ada di tabel, estimasi beratnya dengan rumus berikut:
Berat (kg/m) ≈ [2 × B × t2 + (H − 2 × t2) × t1] × 0,00785
Semua dimensi dalam mm. Untuk H-beam 200x200x8x12: [2×200×12 + (200−24)×8] × 0,00785 ≈ 48,7 kg/m. Angka ini sedikit di bawah nilai tabel (49,9 kg/m) karena rumus tidak menghitung radius sudut web–flange. Untuk pemesanan, gunakan angka tabel.
Tips Memilih Ukuran H-Beam Sesuai Kebutuhan Struktur
Ukuran akhir harus ditentukan lewat perhitungan struktur oleh insinyur sipil. Sebagai gambaran umum:
- Kolom bangunan bertingkat rendah dan gudang: H-beam 150×150 hingga 200×200 umumnya mencukupi.
- Pabrik, mezanin, dan struktur industri: H-beam 250×250 hingga 300×300 sering dipakai.
- Beban berat atau bentang besar: H-beam 350×350 hingga 400×400.
- Balok dengan beban relatif ringan: pertimbangkan besi WF, yang lebih ringan dan efisien pada tinggi yang sama.
- Perhitungkan berat dan logistik. H-beam berukuran besar memerlukan alat angkat dan transportasi yang sesuai.
- Cocokkan spesifikasi H-beam (dimensi, mutu baja, standar) dengan gambar kerja sebelum memesan.
Untuk melengkapi struktur, kami juga menyediakan besi UNP (kanal U), besi CNP (kanal C), dan plat besi.
Mengapa Membeli Besi H-Beam di Artha Djaya
Artha Djaya adalah supplier dan distributor besi di Surabaya yang sudah lama melayani proyek di Jawa Timur. Beberapa hal yang bisa Anda andalkan:
- Pengalaman di lapangan: kami melayani berbagai proyek konstruksi di Jawa Timur, termasuk wilayah Surabaya dan Sidoarjo.
- Jangkauan nasional: pengiriman ke seluruh Indonesia, meliputi Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.
- Rentang ukuran jelas: H-beam dari 100x100x6x8 mm hingga 400x400x13x21 mm, panjang 12 meter.
- Produk lokal dan impor: tersedia berbagai merek untuk proyek kecil maupun besar.
- Standar jelas: dimensi mengacu pada JIS G3192, dan produk kami berstandar nasional dengan ukuran presisi.
- Partai besar dan eceran: kebutuhan proyek maupun pembelian satuan sama-sama kami layani.
- Harga transparan dan terkini: harga baja berubah mengikuti stok dan pasar, sehingga harga terbaru kami informasikan lewat customer service dalam penawaran yang jelas per ukuran, panjang, dan kuantitas. Tanyakan juga promo dan ketentuan ongkos kirim yang berlaku.
FAQ Seputar Ukuran dan Berat Besi H-Beam
Apa saja ukuran besi H-beam yang tersedia dan berapa beratnya?
Ukuran besi H-beam standar mulai dari 100×100 mm hingga 400×400 mm, dengan berat 17,2 kg/m sampai 172 kg/m. Tabel lengkapnya ada di halaman ini.
Berapa berat besi H-beam 200×200 per meter?
Berat besi H-beam 200x200x8x12 adalah 49,9 kg/m. Untuk batang 12 meter, beratnya sekitar 598,8 kg.
Berapa berat besi H-beam 300×300 per meter?
Berat besi H-beam 300x300x10x15 adalah 94,0 kg/m. Untuk batang 12 meter, beratnya sekitar 1.128 kg.
Berapa panjang besi H-beam standar?
Panjang besi H-beam standar di Artha Djaya adalah 12 meter per batang. Untuk kebutuhan panjang lain, tanyakan ketersediaannya ke customer service kami.
Apa arti kode 200x200x8x12 pada H-beam?
Angka tersebut berarti tinggi profil (H) 200 mm, lebar sayap (B) 200 mm, tebal web (t1) 8 mm, dan tebal flange (t2) 12 mm.
Bisakah beli besi H-beam eceran dan dikirim ke luar Jawa?
Bisa. Artha Djaya melayani pembelian partai besar maupun eceran, dengan pengiriman ke seluruh Indonesia, dari Jawa hingga Papua.
Butuh Besi H-Beam? Minta Penawaran Hari Ini
Anda sudah tahu ukuran dan berat besi H-beam yang dibutuhkan. Langkah berikutnya adalah mendapatkan harga dan stok terbaru. Kirimkan daftar ukuran, panjang, dan jumlah kebutuhan, lalu tim sales Artha Djaya akan menyiapkan penawaran harga.
Artha Djaya – Distributor Besi Surabaya
Artha djaya – Kami merupakan supplier besar produk besi baja di Jawa Timur, namun saat ini kami juga melayani pembelian eceran. Karena itu kami pastikan harga kami lebih murah, bahkan jika ditambah dengan ongkos kirim ke lokasi Anda pun total harga kami akan lebih murah.
Melayani pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk seluruh Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua.Kami menyediakan semua jenis produk besi baja, baik produk merek lokal maupun import dengan berbagai jenis ukuran.
menyediakan semua jenis produk besi, meliputi berbagai besi beton, pipa besi, plat baja, aneka kawat besi, atap baja, dan lain-lain. Kami menyediakan produk lokal maupun produk import. dengan standart tertinggi dan ukuran yang presisi.
Hubungi segara admin kami mengenai pertanyaan produk dan harga promo yang berlaku pada saat ini .